Tampilkan postingan dengan label pengantar perpustakaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengantar perpustakaan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 April 2013

PERPUSTAKAAN ADALAH RUMAH KITA.....

Perpustakaan adalah rumah kita

          Perlu diketahui pandangan kita tentang perpustakaan adalah sebuah gedung yang menyimpan banyak buku dan tempatnya membosankan, namun di jaman sekarang perpustakaan juga sebagai tempat  yang menyenangkan karena konsep dari perpustakaan saat ini adalah “Perpustakaan juga sebagai tempat berkumpul”. Ini bisa dibuktkan dengan maraknya perpustakaan dan kafe ada juga perpustakaan dan kedai makanan, pengunjungnya adalah anak-anak muda juga salah satu target supaya anak muda jaman sekarang minat bacanya bisa semakin meningkat dan menganggap perpustakaan sebagai tempat yang mengasikkan untuk dikunjungi karena telah dikemas  dalam konsep yang lebih modern. Tetapi sayangnya perpustakaan dengan konsep seperti itu di Indonesia masih sedikit keberadaannya. Seharusnya pemerintah bisa mendukung penuh program dari perpustakaan modern supaya bisa menarik  pengguna, mungkin pemerintah bisa member bantuan biaya untuk pembangunan perpustakaan modern.
          Perpustakaan  yang menarik adalah harapan semua  dan berharap para pustakawan bisa berinovasi untuk mendesain perpustakaan menjadi tempat rekreasi. Dimana pengguna bisa belajar sambil bermain. Karena perpustakaan model ini beda dengan yang dulu, yang sekarang ini perpustakaan digambarkan bukan tempat untuk membaca saja, tempat yang sunyi, identik tempat yang menyeramkan,  tapi tempat yang mengasikkan. Perpustakaan adalah rumah kita, dimana didalamnya terdapat buku yang merupakan jendela dunia bagi seseorang yang mencari ilmu, sebagaimana ilmu adalah makanan pokok untuk kunci  menjadi orang sukses dan berhasil.
          Fasiltas yang ada di perpustakaan sekarang atau bisa disebut perpustakaan modern ini berbeda dengan perpustakaan dulu, yang mungkin banyak yang menyebutkan kalau perpustakaan dulu itu koleksinya tidak lengkap, sangat membosankan karena hanya ada buku saja di perpustakaan. Namun untuk perpustakaan sekarang fasilitasnya lebih memadai, buku koleksinya lebih lengkap, sudah ada ac, ada televise, jarang menggunakan catalog karena dalam penggunaanya susah, dan kini diganti oleh OPAC yang fungsinya sama dengan catalog namun lebih mudah dalam mencari koleksi.
          Diharapkan dengan adanya perubahan atau penambahan perpustakaan dari fungsinya atau fasilitasnya bisa membuat para pembaca lebih nyaman dalam menggunakan  perpustakaan, dan dengan adanya itu semoga bisa lebih banyak pengunjung perpustakaan. Pengunjungnya bukan hanya kalangan pengajar saja, namun semua kalangan bisa menikmati dan menggunakan perpustakaan.
“Perpustakaan adalah rumah kita”…

“Buku adalaha jendela dunia”….

“Ilmu adalah makanan kita”…


Jumat, 19 April 2013

KEGIATAN di PERPUSTAKAAN


KEGIATAN di PERPUSTAKAAN

v Pengadaan
Pengadaan adalah suatu kegiatan inti yang ada di perpustakaan karena koleksi perpustakaan atau bahan pustaka adalah suatu sumber informasi yang harus di kelola oleh perpustakaan.Kegiatan pengadaan bahan pustaka di perpustakaan dari proses pemilihan koleksi cetak maupun non-cetak yang diperoleh melalui pembelian,hadiah atau sumbangan,tukar menukar ,kerjasama maupun terbitan sendiri.

v Pengolahan
Pengolahan juga salah satu kegiatan inti yang ada diperpustakaan,bahan pustaka yang masuk ke perpustakaan wajib diolah dengan baik agar proses temu kembali informasi berjalan dengan lancer.

Adapun Kegiatan pokok  dalam pengolahan bahan pustaka yaitu:

ü Inventarisasi
Inventarisasi adalah suatu kegiatan dimana kegiatan tersebut meliputi:pengecapan bahan pustaka pada halaman judul,member nomor induk(Tanggal masuk ke buku induk, Nomor  induk, pengarang, judul, edisi, tahun penerbit)

ü Klasifikasi
Klasifikasi adalah pengelompokan yang sistematis dari pada sejumlah obyek, gagasan, buku atau benda-benda lain ke dalam kelas atau golongan tertentu berdasarkan cirri-ciri yang sama

ü Katalogisasi
Katalogisasi adalah suatu proses pembuatan daftar pustaka (buku, majalah, CD, film mikro dan sebagainya) milik suatu perpustakaan.

ü Shelving
Shelving adalah kegiatan penjajaran koleksi ke dalam rak atau tempat koleksi berdasarkan sistem tertentu. Kegiatan ini merupakan langkah terakhir dari proses pengolahan bahan pustaka. Tujuannya agar koleksi dapat ditemukan dengan mudah dan dapat dikenali oleh user atau pengguna.

v Penyebarluasan
Penyebarluasan adalah suatu kegiatan yang sangat penting,kita bisa menyebarluaskan  perpustakaan kita dengan cara mempromosikannya melalui pasang iklan,poster-poster,dll

v Perawatan
Perawatan adalah suatu kegiatan wajib dilakukan diperpustakaan.karena dengan adanya perawatan,bahan pustaka biasa bertahan lama(awet) dan tidak mudah rusak



Kamis, 18 April 2013

"PENGOLAHAN DOKUMEN " :)



PENGOLAHAN DOKUMEN TERDIRI DARI KLASIFIKASI DAN KATALOG

1.     KLASIFIKASI
            adalah penyusunan yang memiliki sistem terhadap buku atau bahan pustaka atau katalog berdasarkan subjek, yang paling bermanfaat bagi mereka yang membaca atau mencari informasi. Klasifikasi diperlukan karena keperluan efisiensi waktu untuk temu kembali, serta mengingat jumlah dokumen yg semakin banyak. Klasifikasi bahan pustaka dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :
1.     Klasifikasi artifisial
2.     Klasifikasi fundamental
Pada umumnya ada beberapa macam klasifikasi yang dipakai hingga sekarang,klasifikasi yang dipakai di perpustakaan perpustakaan adalah sebagai berikut...
A.    Dewey Decimal Classification (DDC)
B.     Universal Decimal Classification (UDC)
C.     Library of Congress Classification
Dari ketiga sistem klasifikasi di atas, yang paling banyak digunakan diperpustakaan adalah Dewey Decimal Classification (DDC). klasifikasi ini berbeda dengan sistem klasifikasi yang
umum digunakan untuk jenis koleksi tertentu yang dimiliki sebuah perpustakaan dengan
alasan efisiensi dan proses temu kembali informasi.DDC juga mempunyai unsur-unsur yang berkesinambungan dan sistematis,berikut unsur unsurnya :
a.     Sistematik
b.     Notasi
c.      Indeks relative
d.     Tabel pembantu
2.KATALOG
           
            suatu daftar yang berurutan yang berisi informasi tertentu dari benda atau barang yang didaftar.  pengertian katalog secara luas (umum) adalah metode penyusunan data (berisi informasi atau keterangan tertentu) dilakukan secara sistematis baik menurut abjad maupun urutan logika.Jadi  katalog perpustakaan adalah daftar buku dalam sebuah perpustakaan atau dalam sebuah koleksi. Katalog perpustakaan berarti sistematika daftar buku atau bahan pustaka yang  di dalam perpustakaan yang memberi informasi tentang pengarang, judul, edisi , penerbit, tahun terbit,ciri fisik, isi (subjek), dan lokasi bahan pustaka tersebut disimpan.
Tujuan Pengatalogan
 1. Memudahkan sesesorang menemukan  karya yang telah diketahui pengarang, judul atau subjeknya.
2. Memperlihatkan apa yang dimiliki perpustakaan melalui nama pengarang, subjek dan jenis literaturnya
3. Membantu pemilihan sebuah karya seperti dalam hal edisinya secara bibliografis dan karakternya.
Fungsi katalog juga dapat dibedakan dalam pengawasan dan tujanya :
1.     MEMPERMUDAH PENYALINAN KATALOG
      bukan ditujukan untuk kepentingan pengguna perpustakaan secara langsung, melainkan untuk kepentingan para pustakawan khususnya pengkatalog. Dengan adanya katalog induk memungkinkan pengkatalog  menyalin, mengkopi, atau mengunduh data bibliografi dan nomor kasifikasi yang sudah ada dalam katalog induk tersebut. Dengan demikian sebuah buku atau bahan pustaka lainnya tidak perlu dibuat katalognya secara berulang-ulang oleh setiap perpustakaan.
2.     MENDUKUNG PENGAWASAN BIBLIOGRAFI
konsep dan mekanisme untuk mengetahui semua terbitan buku dalam suatu kawasan pada suatu kurun waktu tertentu, baik dalam suatu negara atau suatu regional atau tingkat internasional
3.     MENOPANG SILANG LAYAN

CARA MUDAH UNTUK MENULIS


Menulis adalah sesuatu kegiatan yang sudah tidak asing bagi masyarakat.Menulis juga merupakan suatu kegiatan sehari-hari bagi masyarakat awam.Namun menulis bisa berdampak luar biasa pada kehidupan seseorang. bila seseorang tersebut pandai dan suka menulis,tulisannya akan disenangi dan dikenang oleh masyarakat.Meskipun dia sudah meninggal tapi tulisannya masih bermanfa’at dan masih bias dibaca oleh publik .Dan tokoh yang sudah meninggal tersebut akan dikenang terus oleh orang-orang.
          Orang yang suka menulis,menulis itu suatu kegiatan yang amat sangat menyenangkan dan sekaligus bisa menjadi hiburan bagi si penulis.Dengan menulis kita juga bisa mendapatkan uang,dengan cara mencetak tulisan kita dan disebar luaskan kepada masyarakat.Banyak orang-orang hidupnya lebih bermakna karena menulis.Dengan berproduktif dalam menulis hidup seseorang akan bergairah dan selalu semangat dalam hidupnya.
          Tapi disisi lain kegiatan menulis ternyata banyak sekali hambatannya.Banyak sekali orang-orang yang berniat mau menulis .misalnya,artikel,buku,majalah,korang dll.tapi itu semua hanyalah niat-niat semata dan tidak ada tindakan yang serius untuk merealisasikannya,Cuma hanya sebagian yang bisa merealisasikan niat tersebut.Sering kali niat untuk menulis itu hanyalah sekedar niat saja atau keinginan semata.Hanya orang-orang yang mempunyai sikap serius dan uletlah yang bisa merealisasikan niat menulis menjadi tulisan yang bagus dan nyata.
          Ada orang yang berniat  untuk menulis tapi mereka belum bisa merealisasikan niatnya.kadang mereka beralasan besok saja lah hari ini masih sibuk,keesokan harinya juga alasannya tetap sama.Sehingga keinginannya untuk menulis tidak kunjung jadi seperti yang diinginkan.jadi “menunda” itu adalah suatu hambatan bagi seseorang yang mau menulis.Jadi kalau kita sudah berniat untuk menulis itu jangan setengah-setengah dan jangan suka menunda-nunda menulis.sesibuk apapun kita pasti masih mempunyai waktu yang senggang untuk menulis.